Stimulasi Kemampuan Kognitif Si Kecil Lewat Digital Parenting

Pagi hari, Yunia bangun tidur. Ia tak langsung beranjak dari tempat tidurnya melainkan mencari gadget milik bundanya. “HP Mama mana?” tanya Yunia sambil terus mencari. Akhirnya ia temukan gadget sang bunda di atas meja rias. Yunia langsung membuka situs video. Mahir sekali, dengan beberapa kali sentuh ia menemukan tayangan yang disukainya, “Marsya and The Bear.” “Kok, langsung main Youtube?” ujar Bunda. “Ayo, mandi dulu, yuk!” Gadis cilik usia 4 tahun itu tak memedulikan ajakan bundanya. Matanya fokus ke layar HP sambil sesekali terdengar suara tawanya. “Aku mau balapan mobil!” pinta Yunia setelah puas melihat aksi Marsya bersama si Beruang. “Boleh, tapi kita mandi dulu, ya!” ajak Bunda.

Kali ini Bunda bersikap teguh, tak mau termakan rayuan Yunia. Yunia pun melepas gadgetnya dan pergi ke kamar mandi. Hmmm… tak dapat dimungkiri, apa yang dialami Bunda Yunia sesungguhnya juga dialami hampir setiap orangtua. Si Kecil sekarang sejak dini sudah terpapar dengan sebuah teknologi yang sedang tren, yakni smartphone bersama perangkat aplikasi canggih di dalamnya. Ya, saat ini, siapa yang tak akrab dengan gadget berisi aplikasi yang mengandalkan operasi jaringan internet?

Bahkan, saat ini banyak balita yang sudah pintar mencari sendiri apa yang mereka mau lihat di gadget-nya, entah itu foto, game, ­ lm, video, dan lainnya. Stimulasi Kognitif Masa balita adalah periode terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan si Kecil, termasuk perkembangan kognitifnya. Periode 1.000 hari pertama merupakan masa paling kritis dan sensitif bagi si Kecil yang tidak bisa diulang kembali.

Untuk itu, penting bagi orangtua memberikan asupan nutrisi yang seimbang selama periode ini maupun pada tahap usia selanjutnya, demi pengembangan sistem imun tubuh si Kecil, otak, dan pertumbuhan ­ siknya yang optimal. Selain asupan nutrisi yang cukup, stimulasi dan interaksi orangtua dengan si Kecil menjadi faktor penting dalam perkembangan kognitif si Kecil.

Berikan kasih sayang, perhatian, dan stimulasi yang baik semasa 1.000 hari pertamanya maupun pada tahap usia selanjutnya untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal si Kecil. Stimulasi diberikan sesuai dengan usia dan tumbuh kembangnya, lakukan sedini mungkin dan setiap hari. Ada tiga hal penting yang perlu dikembangkan si Kecil dalam kehidupannya, yaitu kemampuan psikososial, ­ sik, dan kognitif. Ketiga hal tersebut dapat dikembangkan dengan cara bermain.

Simak juga situs parenting dan cara mendidik anak di rumah yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja.