IELTS Reading Tips: 5 Mitos dan Fakta tentang Tes IELTS

IELTS Reading Tips – Pentingnya tes IELTS, terlebih bagi Anda yang berkeinginan melanjutkan studi atau bekerja di luar negeri, membuat banyak masyarakat yang mengikutinya. Hanya saja, seiring dengan meningkatnya para peminat tes, mitos yang berkembang tentang tes IELTS pun bermunculan. Berikut ini beberapa mitos yang sering muncul terkait tes IELTS:

1. Mitos: IELTS Lebih Sulit dari Tes Lainnya yang Serupa
Fakta: tes IELTS mempunyai tingkat kesulitan yang sama dengan tes serupa lainnya. Semua pertanyaan yang diberikan sudah dibuat sedemikian rupa hingga mampu dijadikan sebagai tolok ukur pemahaman bahasa Inggris seseorang. Untuk menghadapi tes ini pun sama dengan tes yang lain, dibutuhkan persiapan, baik mental, fisik, maupun kemampuan berbahasa Inggris. Bahkan, agar mendapatkan skor yang diinginkan, beberapa tips mengikuti tes, termasuk IELTS Reading Tips, juga harus dipelajari sebelumnya.

2. Mitos: Bisa Mendapatkan Nilai Baik di Negara Sendiri
Fakta: tes IELTS sudah mendunia sehingga di mana pun tes tersebut diselenggarakan, standar penilaian yang digunakan tetap sama. Bahkan, tim penguji dan materi yang diberikan juga tidak berbeda untuk setiap negara. Ini artinya, di negara mana pun Anda mengikuti tes IELTS, nilai yang Anda dapatkan tetap sama sesuai dengan kemampuan Anda. Dalam hal ini, Anda hanya bisa meningkatkan skor IELTS dari sisi persiapan mental, fisik, serta trik-trik menghadapi tes, termasuk IELTS Reading Tips.

3. Mitos: Senyuman dan Membuat Penguji Tertawa saat Tes Speaking Bisa Meningkatkan Skor
Fakta: senyuman hanya bisa membantu Anda lebih tenang menghadapi tes. Saat hati tenang, Anda pun akan lancar dalam menjawab pertanyaan. Penguji yang tertawa pun bukan berarti menjadi pembenar dari jawaban yang Anda lontarkan. Artinya, bukan senyuman dan tertawa penguji yang membuat Anda mendapatkan skor tinggi, namun tetap kemampuan berbahasa Anda.

4. Mitos: Aksen Bahasa Harus Sesuai dengan Penguji
Fakta: apa pun aksen yang Anda pakai saat tes speaking, penguji tetap akan memberikan nilai tinggi jika memang bahasa yang Anda gunakan benar. Ini artinya, Anda tidak perlu mengubah aksen sendiri mengikuti aksen Amerika, Inggris, maupun Australia. Fokuslah pada pengucapan bahasa dengan jelas dan natural sehingga dapat dipahami penguji.

5. Mitos: Menjawab Melebihi Batas yang Diperintahkan Akan Mendapat Nilai Tinggi
Fakta: pada tes IELTS, yang dinilai adalah pemahaman akan petunjuk perintah, bukan kebagusan deskripsi yang Anda ungkapkan. Dengan kata lain, sebagus apa pun uraian yang Anda berikan hingga melebihi batasan perintah yang ditetapkan, justru pengurangan poin yang didapat. Penguji menganggap bahwa Anda tidak paham dengan perintah yang diberikan.

Itulah beberapa mitos yang banyak berkembang di tengah masyarakat terkait tes IELTS. Agar sukses menjalani tes ini dan mendapatkan skor tinggi, tinggalkan mitos tersebut. Konsentrasilah pada trik sukses tes IELTS, termasuk penerapan IELTS Reading Tips.