Cara Memelihara Ikan Mujair

Salah satu jenis ikan air tawar yang sangat dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Dalam cara memelihara ikan mujair hampir sama dengan cara budidayanya. Bedanya, dalam budidayanya ikan mujair dikelola dari lahir sampai panen. Sedangkan dalam memelihara biasanya dimulai dari anakannya.

Sekilas Tentang Ikan Mujair

cara memelihara ikan mujair

Ikan mujair merupakan salah satu bahan baku ikan air tawar yang mudah hidup dan beradaptasi, serta dibudidayakan dalam berbagai kondisi. Dinamakan Oreochromis mossambicus dalam bahasa latin, ikan ini mampu bertahan hidup di berbagai habitat, dalam kondisi air asin tinggi hingga air asin rendah.

Ikan mujair berkembang biak relatif cepat dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya, menjadikannya tanaman perikanan yang tersebar luas. Selain ketersediaannya yang melimpah, nilai gizi ikan nila yang cukup tinggi mendorong masyarakat untuk memilih ikan ini sebagai menu makanan sehari-hari.

Habitat Ikan Mujair

Ikan mujair dapat ditemukan di berbagai jenis habitat, seperti:  air tawar, air payau, air laut dengan salinitas tinggi. Ikan ini mampu bertahan hidup di air payau karena tahan garam, toleran dan memiliki kisaran suhu yang luas. Menariknya, ikan yang juga dikenal sebagai ikan tropis ini jarang ditemukan di dataran tinggi atau di pegunungan.

Mujair termasuk dalam kelompok omnivora yang memakan berbagai macam detritus, diatom, dan invertebrata lainnya. Bahkan, ada juga ikan mujair yang memakan alga dan fitoplankton. Sedangkan mujair remaja atau benur juvenil merupakan hewan karnivora dan kanibal.

Di alam bebas, ikan mujair hidup berkelompok yang umumnya ditemukan di perairan tenang seperti sungai, danau air tawar, dan bendungan. Mujair dapat dipelihara di akuarium, tetapi pertumbuhannya tidak akan secepat di kolam atau di luar ruangan.

Habitat Seperti Apa Untuk Memelihara Ikan Mujair?

Ikan ini termasuk spesies yang dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang kurang ideal. Selain toleransi garam yang tinggi di air, ikan ini juga mampu hidup di air dengan kekurangan amonia atau oksigen di atas rata-rata.

Jika kita ingin memelihara ikan nila di dalam kolam sebaiknya dibuat kolam dengan sistem irigasi yang mengalir untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik ikan. Perhatikan juga tingkat keasaman air atau nilai pH, yaitu antara 5-8 dan suhu antara 20o hingga 27o Celcius. Kualitas air untuk perawatan ikan ini harus bersih, tidak tercemar dan tidak terlalu keruh.

Meski ideal untuk hidup di dataran rendah, ikan ini juga bisa tumbuh secara normal di lokasi perawatan pada ketinggian antara 150 hingga 1000 meter di atas permukaan laut.

Cara Memelihara Ikan Mujair pada Kolam

Saat membudidayakan Ikan Mujair, Anda bisa memilih lokasi budidaya kolam jika Anda banyak membudidayakan ikan. Ada beberapa jenis kolam yang bisa Anda gunakan, seperti kolam terpal dan kolam dinding. Setiap jenis kolam memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda.

Saat membudidayakan ikan mujair di kolam berdinding, lokasi di tanah yang gembur dan kaya nutrisi dapat digunakan. Ukuran kolam sebenarnya disesuaikan dengan jumlah ikan yang dibudidayakan. Semakin banyak ikan, semakin luas kolamnya.

Berikut langkah-langkah dalam membuat kolam untuk budidaya ikan mujair:

  1. Pilih lokasi yang tepat untuk kolam ikan.
  2. Kemudian buatlah rencana untuk desain kolam ikan.
  3. Kemudian siapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  4. Buat bagian bawah kandang kemudian lanjutkan ke dinding kandang.
  5. Jika sudah, langkah selanjutnya adalah membuat lubang ventilasi dan saluran air di dalam kandang.
  6. Langkah terakhir adalah menghaluskan bagian yang dirasa kurang pas.
  7. Kolam Mujair sudah siap! Semoga berhasil!

Cara Memelihara Ikan Mujair dan Pakan yang Direkomendasikan

Makanan adalah hal yang mempengaruhi bagaimana ikan mujair tumbuh dengan cepat di kolam dan dinding terpal. Usahakan, makanan yang diberikan bergizi dan mengandung nutrisi bagi tubuh Ikan Mujair.

Pelet merupakan salah satu pakan ikan nila agar cepat tumbuh. Selain itu, plankton dan zooplankton juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Kalau nggak mau ribet, bisa beli makanan instan dari pasar juga.

Cara Memelihara Ikan Mujair dengan Pakan yang Mudah Didapatkan

Salah satu kunci agar ikan mujair bisa tumbuh dengan baik adalah memberikan pakan yang tepat dan ekonomis. Pakan ikan mujair sebenarnya sangat sederhana dan bisa Anda buat sendiri dengan bahan alami.

Berikut ini adalah pilihan pakan alami yang mudah didapatkan dan bisa membuat ikan mujair tumbuh dengan baik:

Dedak ataupun Bekatul

Dedak dikenal sebagai pakan unggas seperti ayam dan bebek, tidak hanya baik untuk unggas, dedak juga baik untuk pakan ikan nila. Kandungan karbohidrat dan protein dalam bekatul dapat membantu ikan mujair tumbuh dengan baik.

Cara membuat pakan ikan dari bekatul sangat sederhana, anda cukup menaburkan bekatul pada kolam ikan. Anda bisa menaburkan dedak kering dalam jumlah yang cukup langsung ke ikan di pagi dan sore hari.

Pakan ini bisa kamu dapatkan pada toko peternakan ataupun membuat sendiri dengan mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak. Jika membuat sendiri hasil dan kualitasnya tetap terjaga dan untuk pakan pun jadi lebih baik.

Daun Talas

Talas merupakan tanaman serba guna, baik daun maupun umbinya dapat dikonsumsi. Daun talas juga baik untuk pakan ikan mujair untuk membantu pertumbuhan.

Daun talas bisa diberikan kepada ikan mujair sekali atau dua kali seminggu sebagai menu tambahan ikan. Sebelum memasukkannya ke dalam kolam, Anda harus terlebih dahulu memotong daun talas Anda. Tidak perlu dicincang halus, cukup dicincang halus.

Kangkung

Kangkung sebenarnya makanan untuk ikan nila, tapi bisa juga diberikan untuk ikan mujair. Kandungan kangkung dapat menyebabkan ikan mujair menjadi gemuk dan besar.

Sama seperti daun talas, kangkung perlu dicincang terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam ikan. Anda juga perlu mencuci kangkung sebelum memberikannya kepada ikan agar kandungan pestisida (jika ada) di dalam kangkung hilang.

Nasi

Nasi mengandung karbohidrat yang tinggi dan baik untuk pertumbuhan ikan. Anda bisa memberi makan nasi sisa di rumah sebagai pakan mujair. Tapi ingat bahwa nasi tidak bisa menjadi pakan utama karena tidak mengandung protein maupun lemak.

Nasi juga dapat dicampur menggunakan dedak dan makanan makanan sisa. Jangan terlalu banyak memberikan sisa nasi ini karena bisa membuat air kolam menjadi kotor dan berminyak. Untuk mengatasinya, tambahkan probiotik pada nasi supaya kualitas air tetap terjaga.

Jadi sekian artikel dari saya tentang cara memelihara ikan mujair yang meliputi bagaimana menyesuaikan dengan habitatnya dan pakan yang digunakan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi orang yang ingin membuka usaha budidaya ikan mujair.

Untuk cara budidaya ikan mujair, anda dapat membuat kolam ikan seperti yang saya jelaskan diatas dan  juga memberikan beberapa pakan yang saya rekomendasikan jika ingin pakan alami.