Apakah IMB Mempunyai Masa Berlaku?

IMB atau izin mendirikan bangunan merupakan salah satu dokumen penting yang menjadi syarat utama sebelum pembangunan sebuah gedung maupun rumah di mulai. Dan surat ini haruslah dimiliki oleh siapa saja yang berniat membangun sebuah bangunan baru baik itu bangunan berukuran kecil maupun bangunan dengan ukuran yang sangat besar dan luas.

Baik bangunan tersebut di bangun di atas tanah milik pribadi ataupun bangunan yang di bangun di atas tanah milik orang lain. Intinya setiap proses pembangunan bangunan haruslah memiliki IMB sebagai syarat utama bangunan tersebut di bangun. Bahkan karena pentingnya dokumen izin mendirikan bangunan Pemerintah Indonesia mengeluarkan undang-undang yang berisikan tentang kewajiban para pemilik bangunan untuk melengkapi bangunan mereka dengan IMB.

Proses Pengurusan Dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Berbicara tentang tata cara atau proses pembentukan IMB sebuah bangunan bisa di bilang cukup sederhana. Namun karena setiap orang membutuhkan dokumen satu ini maka jangan heran ketika Anda membuat atau mengurus dokumen izin mendirikan bangunan maka Anda akan menemukan antrian yang sangat panjang di tempat administrasi pengurusan IMB tersebut.

Bahkan Anda bisa mengalami masa antri ber jam jam hanya untuk mengurus satu dokumen saja. Ini bukan karena tenaga kerja pemerintahan yang kurang ataupun tidak cukup mahir. Namun karena memang persyaratan untuk membuat IMB sangatlah banyak. Bahkan setelah Anda sampai di sana dan sudah menyerahkan persyaratan Anda masih harus mengisi formulir pengajuan IMB terlebih dahulu.

Lima hari setelah Anda mengajukan IMB maka akan ada staff pemerintah yang datang ke lokasi pembangunan gedung atau rumah Anda untuk menggambar denah dari bangunan Anda tersebut secara terperinci. Setelah gambar jadi maka staff akan mencetaknya dalam bentuk blue print dan blue print ini lah yang nantinya menjadi syarat utama dokumen pengajuan IMB sebuah bangunan.

Setelah blue print di cetak maka Anda akan di minta membayar sejumlah uang sesuai dengan total harga yang susah di totalkan oleh badan berwenang setempat. Biasanya untuk pembayaran harus Anda lakukan ke bank pemerintah setempat lalu bukti pembayaran Anda serahkan ke bagian administratif untuk di proses. Lalu tunggu sekitar 15 hingga 25 hari maka IMB Anda akan jadi.

Masa Berlaku Dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Sama seperti dokumen penting lainnya yang pembuatannya melalui pemerintah maka IMB ini juga memiliki masa berlaku. Untuk dokumen izin mendirikan bangunan baru maka IMB memiliki masa berlaku selama 1 tahun sejak bangunan mulai di bangun. Namun jika setelah satu tahun atau masa berlaku IMB habis dan bangunan belum jadi maka Anda harus mengurus IMB baru lagi. Dan jika sampai setahun kemudian bangunan belum jadi maka Anda harus memperpanjang masa berlaku dokumen izin mendirikan bangunan milik Anda.

Biasanya setelah bangunan jadi maka Anda harus membuat dokumen tambahan yaitu IPB atau izin penggunaan bangunan. IPB ini memiliki masa berlaku 5 tahun semenjak jadi. Dan IPB juga menjadi dokumen wajib yang harus di miliki oleh siapa saja yang akan membangun bangunan baru ataupun yang sudah memiliki bangunan lama.

Bagi Anda yang ingin berkonsultasi seputar pembuatan IMB baru dan cara memperpanjang dokumen ini maka Anda bisa berkonsultasi dengan perizinan imb id. Namun bagi Anda yang ingin menyewa jasa pembuatan IMB maka Anda bisa menyewa jasa imb id yang ada di seluruh kota Jakarta.