3 Pilihan Instrumen invetasi untuk pemula

Melakukan investasi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan seeorang ketika ingin meningkatkan pemasukan keuangan. Investasi diambil sebagai langkah untuk mengantisipasi kesulitan uang di masa mendatang. Dengan melakukan investasi, seseorang bisa mendapatkan keuntungan dari bunga atau return.

Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya berinvestasi di usia yang produktif, semakin banyak pula yang berhasil mencapai tujuan finansial masing-masing ketika telah berusia pensiun ataupun sebelum masa pensiun datang. Ketika anda akan melakukan investasi, anda perlu memperhatikan banyak hal dan salah satunya adalah dengan memperhatikan jangka waktu investasi.

Sebagai pemula, wajar saja jika anda masih bingung untuk menentukan instrumen investasi yang tepat. Berikut ini adalah 3 jenis instrumen investasi yang cocok untuk pemula, anda dapat mempertimbangkan berinvestasi pada instrumen investasi ini.

# Deposito
Deposito adalah salah satu instrumen investasi untuk pemula yang jangka pendek. Hampir semua bank memiliki instrumen investasi deposito ini. Sistemnya seperti kamu menabung di bank tetapi tidak bisa menarik tabungan tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian ketika membuka deposito.

# Reksa Dana
Reksa Dana merupakan salah satu jenis instrumen investasi yang menjadi favorit investor pemula. Hal ini dikarenakan ada manajer investasi yang membantu mengelola dana para investor. Dengan begitu, kamu tidak perlu memikirkan ke mana uang harus diletakkan untuk mendapatkan keuntungan.

# Emas
Investasi emas sangat cocok untuk pemula karena investasi ini memiliki risiko yang rendah. Harganya cenderung naik atau stabil setiap tahunnya. Emas, salah satu logam mulia yang banyak di lirik investor untuk berinvestasi. Sejak dulu, orang-orang sudah berinvestasi dalam bentuk emas

Itu tadi informasi menarik mengenai instrumen investasi yang cocok untuk investor pemula, Apa kamu sudah menemukan yang cocok ? pastikan anda berinvestasi menggunakan dana yang sudah siap untuk di investasikan, bukan dana untuk keperluan kehidupan sehari2.