Stimulasi Kemampuan Kognitif Si Kecil Lewat Digital Parenting II

Pilihlah kegiatan belajar dan bereksplorasi yang dapat membangun komunikasi dua arah serta keterlibatan antara Bunda dan si Kecil setiap hari. Orangtua perlu meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan si Kecil, menemani ia belajar dan bereksplorasi bersama. Tentu saja hal ini dilakukan dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Belajar bersama akan mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil, baik secara ­fisik maupun psikis.

Cukup banyak aktivitas stimulasi yang bisa dilakukan Bunda dan si Kecil secara bersama-sama. Untuk melatih kognitif memori, misalnya, ajak si Kecil belajar merapikan mainannya, mengelompokkannya berdasarkan warna atau bentuk, serta memasukkan mainan tersebut ke dalam keranjang. Untuk melatih kognitif perhatian, ajak si kecil memerhatikan dan memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas atau tulisan di sekitar rumah.

Sedangkan untuk kognitif bahasa, ajak dan ajarkan si Kecil bernyanyi di depan anggota keluarga, dan lain sebagainya. Berilah stimulasi pada si Kecil sesuai dengan usia dan tumbuh kembangnya, lakukan sedini mungkin dan setiap hari. Penting bagi orangtua untuk melakukan kegiatan stimulasi yang bervariasi dan mencakup kelima panca indera (melihat, mendengar, menyentuh, mencium dan merasakan) serta mendukung keterampilan sensorik motorik, keterampilan dalam berkomunikasi, sosial-emosional, kemandirian, kognitif serta kreativitas si Kecil.

Program Digital Parenting Nah, program digital parenting merupakan salah satu stimulasi yang baik bagi kemampuan kognitif si Kecil. Stimulasi digital ini merupakan alat bantu yang melengkapi proses belajar sehingga lebih optimal, efektif, dan menyenangkan. Orangtua bisa memanfaatkan aneka permainan untuk mengembangkan berbagai kemampuan si Kecil, selain juga membuat hubungan emosional Bunda dan si Kecil semakin dekat. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan digital parenting ini adalah, pastikan si Kecil cukup aktif (tidak malas bergerak), baru kita memberikan gadget sebagai selingan permainan.

Atau pastikan si Kecil cukup peka untuk mengenali lingkungan sekitarnya, antuasias bertanya tentang berbagai hal. Nah, gadget bisa diberikan sebagai media alternatif belajar dan bereksplorasi. Seiring pertambahan usia si Kecil, pemanfaatan dunia digital akan semakin beragam. Menginjak praremaja, mereka mulai bermedia sosial lewat situs-situs jejaring sosial yang ada.

Komunikasi dilakukan tak hanya lewat SMS tetapi juga memanfaatkan aplikasi komunikasi tercanggih saat ini, sebut saja WhatsApp, Line, Skype, Kakao Talk, dan sebagainya. Mereka akan memanfaatkannya untuk berkomunikasi, mencari informasi, mengekspresikan diri, mudah menjalin pertemanan, dan sebagainya. Semuanya menjadi lebih mudah dan si Kecil pasti menyukainya, bukan? Simak juga informasi mengenai gaya hidup modern sekarang ini agar bisa mengawasi perilaku anak.