Perbedaan Semut Dan Rayap Menurut Jasa Anti Rayap Di Jakarta

Semut dan rayap dapat menjadi ancaman di dalam rumah terutama rayap, maka dari itulah sangat penting untuk menggunakan jasa anti rayap di Jakarta untuk melakukan pengecekan apakah ada rayap di dalam rumah anda. Karena keberadaan rayap sangat sulit untuk ditemukan, jangan sampai anda terlambat mengetahui dan properti anda sudah terlanjur rusak akibat rayap yang memakan kayu properti.

Mungkin anda akan kesulitan untuk mengidentifikasi rayap karena rayap dan semut secara sekilas hampir sama. Berikut adalah beberapa ciri dari rayap yang bisa anda ketahui.

  1. Rayap memiliki badan yang panjang dan berbentuk oval dengan antena di kepala yang lurus. Warna badannya coklat tua kehitaman dan juga Kakinya ada enam dan juga memiliki sayap yang panjangnya sama dengan panjang kaki. Sedangkan semut yang memiliki sayap, panjang sayapnya tidak sepanjang kakinya. Dan semut memiliki warna merah dengan campuran warna hitam dan antena di kepala tidak lurus.
  2. Tidak seperti semut yang selalu datang ketika ada makanan yang manis, rayap akan datang ke tempat-tempat yang memiliki banyak kayu sebagai sumber makanannya.
  3. Rayap lebih banyak berada di tempat-tempat gelap dan juga lembab seperti basement atau lemari yang lembab. Rayap akan lebih sulit dilihat karena memang tidak suka tempat-tempat yang kering dan terang. Sedangkan semut dapat ditemui dimana saja.

Mungkin anda tidak pernah memperhatikan ketika ada jejak-jejak rayap karena anda mengira mungkin saja itu adalah semut. Misalnya saja seperti jalur yang ditemui menempel pada dinding rumah, atau adanya serbuk kayu pada sekitar pintu, jendela maupun lemari. Dalam beberapa kasus, rayap bisa terlihat ketika tembok dinding runtuh. Tentu saja anda tidak ingin hal tersebut terjadi bukan, maka dari itu sebaiknya segera memanggil jasa anti rayap sebelum semuanya terlambat. Dengan begitu anda bisa mencegah terjadinya kerobohan dinding maupun pondasi atap yang terbuat dari kayu. Apalagi rayap merupakan hewan yang tidak akan berhenti makan, mereka akan makan kayu dan menyebabkan kerusakan tanpa henti setiap harinya selama 24 jam.