Bentuk Olahan Sabut Kelapa Mudah dan Sederhana

olahan sabut kelapa

Olahan Sabut Kelapa – Sabut kelapa merupakan bagian mesocarp (selimut) yang berupa sabut kelapa kasar. Sabut kelapa biasanya disebut sebagai limbah yang hanya ditumpuk di bawah pohon kelapa kemudian dibiarkan membusuk atau mengering. Sebagian besar digunakan untuk kayu bakar.

Secara tradisional, masyarakat mengolah sabut untuk dijadikan tali dan dianyam menjadi kesedihan. Padahal sabut kelapa masih memiliki nilai ekonomis yang cukup baik. Sabut kelapa bila dipecah akan menghasilkan sabut kelapa (cocofibre) dan sabut kelapa (cococoir).

Namun, produk inti dari sabut adalah serat sabut. Produk Cocofibre akan menghasilkan berbagai macam produk turunan dengan manfaat yang luar biasa. Sabut kelapa biasanya dibuat dari kerajinan tangan yaitu kerajinan tangan dari sabut kelapa.

 

Macam-macam Olahan Sabut Kelapa

1. Jaring Sabut Kelapa Cocomesh

Cocomesh Jaring Sabut Kelapa merupakan salah satu aplikasi dari tali sabut kelapa. Formasinya ditenun. Polanya menyesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti membuat ukuran dengan jarak tali 2×2 cm, 3×3 cm, 4×4 cm dan sesuai kebutuhan.

Penggunaan cocomesh banyak digunakan untuk reklamasi tambang, mengembalikan area bekas tambang menjadi hijau kembali. Buah kelapa berfungsi sebagai media tanam untuk menutupi tanaman yang disebarkan di atas buah kelapa.

Selain itu, fungsi cocomesh dapat mencegah agar tidak mengalir di atas tanah dan mencegah terjadinya erosi tanah. Dan sangat cocok untuk memperkuat tanah di lereng tanah.

Keunggulan penggunaan sabut kelapa ini selain bahan yang digunakan organik juga memiliki kekuatan yang cukup lama yaitu sekitar 2 tahun.

Saat mulai memperbaharui kulit kelapa di tebing bekas penambangan, kemudian mulai ditaburi tanaman penutup tanah seperti PJ (Pueraria javanica), CP (Centrosema pubescens), CC (Calopogonium caeruleum) atau MC Mucuna, sehingga selama pertumbuhan, benih akan tumbuh dengan cepat di dalam media cocomesh untuk beberapa waktu, area yang tertutup oleh cocomesh akan langsung menghijau.

Dan setelah areal menjadi hijau, areal tersebut siap untuk ditanami tanaman keras. Lalu kembali ke hijau bekas tambang.

Anda bisa menemukan orang yang jual cocomesh murah dan berkualitas dimana mana termasuk di toko – toko peralatan rumah tangga.

 

2. Coir Net Untuk Paving

Coir Net berfungsi sama dengan Cocomesh, kecuali lebih besar dan lebih kuat. Coir Net terbuat dari tali besar, biasanya memakai 3 lapis. Kemudian dipelintir menjadi ikatan yang kuat dengan ketebalan tali sekitar 1,5 – 2 cm.

Penggunaan Coir Net ini banyak digunakan untuk teknik pengerasan jalan. Pengguna produk ini banyak yang berasal dari Korea, dan kebutuhan akan produk ini masih sangat besar, mengingat pabrikan masih terbatas.

 

3. Cocosheet

Cocosheet adalah lembaran sabut kelapa yang dibentuk sedemikian rupa, dijahit atau digulung, kemudian dibuat lateks yang banyak diminati sebagai media tanam.

Aplikasi ini dapat digunakan sebagai media tanaman merambat. Sangat cocok untuk pohon dan pohon anggrek. Banyak juga yang digunakan untuk aplikasi pertanian, salah satunya adalah sabut kelapa seperti gambar di atas.

 

4. Cocopot

Ya .. ini adalah cocopot yang terbuat dari sabut kelapa, media pot dari sabut kelapa ini bisa digunakan sebagai media tanam langsung. Pot sekaligus media tanam.

Cocopot ini sangat bagus untuk digunakan sebagai polybag. Petani tanaman yang sadar akan masalah lingkungan tentunya akan memilih pot berbahan dasar sabut kelapa karena mengingat kepraktisan dan ramah lingkungan.

 

5. Matras Sabut Kelapa

Selama ini masyarakat hanya mengenal produk sabut kelapa sebagai alas rumah, karena produk inilah yang paling banyak digunakan di masyarakat.

Variasi produk keset dengan nama yang diberikan sesuai kebutuhan seperti welcome, welcome, bonjour, bula dan lain sebagainya menambah citra positif saat dipasang di depan rumah atau kantor anda.

Hal lain tentang penggunaan alas sabut kelapa juga banyak digunakan untuk penyaringan merkuri di pertambangan emas. Menurut penambang emas, penyaringan merkuri menggunakan keset lebih efektif.

 

6. Sapu Sabut Kelapa

Selain keset, ini adalah produk paling populer di rumah tangga. Sejarah pemakaian serabut kelapa di Indonesia yang biasa digunakan untuk membuat kesetiaan dan sapu serabut kelapa.

Penggunaan alas sabut kelapa lebih mudah untuk membersihkan kotoran, awet dan tahan lama, selain ramah di kantong ibu rumah tangga.

 

7. Cocopeat Untuk Media Tanam

Cocopeat merupakan produk sampingan dari sabut kelapa, fungsi awalnya adalah sebagai pengisi dan pengikat serat, dan bila dipecah menggunakan mesin dekomposisi maka cocopeat dikeluarkan dari seratnya.

Cocopeat banyak digunakan sebagai media tanam untuk persemaian, untuk media campuran kompos, sebagai sumber serat kayu dan lain-lain. Ada juga arang untuk mengisi baterai.

Itulah berbagai macam olahan sabut kelapa. Semoga sukses selalu.