Minyak Atsiri Sereh Wangi dan Perbedaannya Dengan Sereh Dapur

Hallo Sobat!

Pada kesempatan kali ini, penulis mau membagikan sesuatu mengenai salah satu Jenis Minyak Atsiri. Ada yang tahu apa? Nope, tapi sayang nya bukan. Pada kali ini penulis ingin membagikan mengenai Minyak Atsiri Sereh Wangi.

Pasti Sobat sudah tidak asing lagi mengenai Minyak Atsiri Sereh Wangi. Yaudah yuk kita langsung masuk saja ke pembahasannya, let’s go!

Minyak Atsiri Sereh Wangi

Hasil gambar untuk minyak sereh wangi

Sereh Wangi itu merupakan salah satu jenis tanaman penghasil Minyak Atsiri yang sudah berkembang. Dari hasil menggunakan metode penyulingan daunnya diperoleh Minyak Sereh Wangi yang didalam dunia perdagangan itu dikenal dengan nama Citronella Oil.

Sereh Wangi merupakan salah satu komoditi Atsiri yang sangat prospektif. Permintaan Minyak Atsiri Sereh Wangi pun cukup tinggi, dan harganya pun stabil serta cenderung meningkat. Dan uniknya, pembudidayaannya itu tidak terlalu rumit, serta tanaman ini juga dapat hidup pada lahan-lahan marginal bahkan bekas tambang.

Negara dengan pengimpor Minyak Atsiri Sereh Indonesia yaitu ada Jepang, Meksiko, India, Taiwan, Perancis, Jerman, Spanyol, Australia, AS. Sereh Wangi pun bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan sumber serat untuk pertenakan sapi.

Perbedaan Sereh Wangi dan Dapur

Hasil gambar untuk minyak atsiri sereh wangi dan dapur

  • Batang

Sereh Wangi : memiliki pangkal batang yang lebih kecil.

Sereh Dapur : pangkal batang yang lebih besar.

  • Daun

Sereh Wangi : ukuran yang lebih panjang, 90-100 cm.

Sereh Dapur : cenderung melengkung hingga menyentuh tanah.

  • Aroma

Sereh Wangi : aroma yang lebih tajam, seperti minyak telon.

Sereh Dapur : aroma tak terlalu tajam dan cenderung segar

  • Kandungan

Sereh Wangi : mengandung citronella oil, sehingga bersifat antiseptik, antijamur, dan antimikroba.

Sereh Dapur : mengandung sitral yang dapat menciptakan aroma harum pada masakan.

  • Fungsi

Sereh Wangi : untuk menghailkan Minyak Atsiri yang identik dengan aroma yang khas.

Sereh Dapur : digunakan untuk memberi aroma pada masakan.

Kandungan Sereh Wangi

Kandungan utama dari tanaman sereh wangi itu terutama kandungan Minyak Atsiri dengan komponen sitronelal ( 30-45%) , geraniol ( 65-90% ), sitronelol ( 11-15%) , geranil asetat ( 3-8% ), sitronelil asetat (2-4%), kadinen, vanilin, limonen, kamfen, kavikol, eugenol, elemol, kadinol.

Faktanya, komponen kimia dalam Minyak Sereh Wangi itu cukup komplek Sobat. Kandungan utama yang terpenting yanga ada dalam Sereh Wangi itu ada senyawa sitronelal dan juga  geraniol. Kedua senyawa tersebut itu dapat mempengaruhi kualitas minyak, kemudian dapat menentukan intensitas bau, harum, serta nilai harga Minyak Atsiri Sereh.

Manfaat Minyak Sereh

  • Kaya Antioksidan

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2011, obat kumur Minyak Sereh tersebut menunjukan kemampuan antioksidan yang sangat kuat. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita radang gusi dan juga masalah mulut lainnya. Dan pada sebuah studi tahun 2015, Sereh juga terbukti memiliki sifat antioksidan yang kuat dan juga efektif dalam membersihkan radikal bebas dalam percobaan in vitro.

  • Atasi Nyeri Sendi

Menurut studi pada tahun 2017 pada orang dengan memiliki penyakit rheumatoid arthritis, Minyak Atsiri Sereh topikal dapat mengurangi rasa sakit pada radang sendi. Rata-rata dengan menggunakan minyak jenis ini tingkat nyeri berkurang dari 80-50% dalam 30 hari.

  • Mengobati Varises

Dari data teoritis, menunjukan bahwa Minyak Atsiri Sereh ini dapat meningkatkan sirkulasi dan mengurangi pembengkakan. Maka dari itu, Minyak Sereh ini dipercaya dapat membantu meringankan kondisi seperti varises.

Cara menggunakannya pun mudah, dengan kompres air hangat dengan kain bersih dan campuran lima tetes Minyak Sereh dn satu liter air. Bisa digunakan ke area yang terkena selama kurang lebih 15 menit.

  • Mengobati Gangguan Pencernaan.

Minyak Sereh memiliki kandungan obat yang baik untuk pengobatan tukak lambung dan juga sakit perut. Minyak ini juga memiliki kemampuan untuk melindungi mukosa lambung yang ada pada perut terhadap kerusakan yang disebabkan oleh nekrotikans seperti etanol.

  • Membantu Tidur Nyenyak.

Minyak Sereh memiliki efek yang menenangkan dan juga membuat nyaman yang luar biasa pada pikiran. Dalam penelitian Aljazair, Minyak Sereh memilik efek yang sedatif dan dapat membantu mengobati depresi. Semua ini dapat mengatasi masalah insomnia nih dan membuat tidur kamu itu jadi lebih nyenyak.

  • Mengatasi Sakit Kepala

Nyatanya senyawa dalam sereh yang disebut dengan eugenol memiliki kemampuan yang mirip dengan aspirin. Eugenol diduga mencegah trombosit darah menggumpal. Ini juga melepaskan serotonin. Serotonin merupakan hormon yang mengatur fungsi mood, tidur, nafsu makan, dan kognitif.

  • Meredakan Stress

Banyak penelitian juga yang telah menunjukkan bahwa aromaterapi seperti sereh ini mampu meredakan masalah stres dan juga kecemasan. Menggabungkan aromaterapi dengan pijatan juga bisa jadi solusi untuk mengatasi stres. Menggunakan pijatan Minyak Atsiri Sereh seminggu sekali selama tiga minggu membantu tekanan darah diastolik yang lebih rendah.

Cara Penggunaan & Efek Samping

Untuk cara penggunaan itu beragam, mulai dari dioles, dihirup, disemprot atau bahkan menggunakan alat khusus yang bernama diffuser. Untuk cara penggunaan kembali lagi ke pengguna, ingin menggunakanya bagaimana dan pastinya sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan. Misal ingin membuat ruangan harum akan aroma Minyak Atsiri Lemon bisa menggunakannya dengan diffuser. Jika ingin mengoleskan kebagian tubuh yang nyeri, maka bisa dengan dioles.

Eitss, tetapi untuk penggunaan juga jangan asal lho ya. Sebelum penggunaan juga harus di tes terlebih dahulu. Misalkan dites pada bagian punggung tangan atau lengan, dan tunggu selama 24 jam. Jika tidak ada reaksi apapun, itu tandanya cocok untuk digunakan. Tetapi jika menimbulkan alergi seperti gatal, kemerahan, iritasi dan tanda alergi lainnya, maka segera diberhentikan penggunaanya agar tidak semakin parah.

Untuk penggunaanya Minyak Atsiri juga perlu dicampurkan dengan minyak pembawa (jojoba, zaitun, almond, dll), karena Minyak Atsiri itu cukup keras untuk digunakan secara langsung pada kulit.

Cara Pembuatan

Hasil gambar untuk minyak sereh wangi

Pembuatan Minyak Atsiri itu umumnya menggunakan metode penyulingan, dan menggunakan alat destilasi minyak atsiri. 

Nah berikut ini ada 3 Cara yang perlu diperhatikan dalam membuat Minyak Astiri Sereh :

1. Daun Sereh Sebagai Bahan Baku.

Daun merupakan bahan utama dalam bahan baku pembuatan Minyak Atsiri Sereh. Mutu atau kualitas dari daun sereh wangi saat dipanen itu sangat menentukan keberhasilan proses penyulingan Minyak Serai. Disarankan, jika sobat inin memanen daun saat tanaman serai wangi ini berusia sekiar 6-9 bulan.

Teknik pemotongan dalam tanaman serai ini juga perlu diperhatikan lhoo, karena potongan juga dapat mempengaruhi jumlah produksi Minyak Serai. Potongannya yaitu sekitar 5 cm di atas bahan pelepah dengan helaian daun dari paling bawah yang belum mati atau kering.

2. Persiapan Bahan

Akan jauh lebih baik nih sobat jika melakukan proses penyulingan disaat daun masih dalam keadaan segar. Namun, hal itu ngga bisa dilakukan nih kalau sobat mau memproduksi Minyak Serai dalam jumlah yang cukup besar.

Agar tidak menurunkan kadar dari sitronelal dan geraniol, sekaligus juga mencegah pembusukan, sobat cukup dengan menjemur daun yang dipanen selama kurang lebih 3-4 jam, atau juga bisa dikeringan di tempat yang teduh selama 3-4 hari.

3. Teknik Penyulingan

Penyulingan merupakan cara yang paling umum dan tepat untuk memproduksi Minyak Serai. Proses penyulingan ini dimulai dengan memasukkan air ke dalam alat suling dalam jumlah yang diperlukan.

Berikut proses penyulingan daun serai yang akan sobat lakukan:

  • Masukkan air ke dalam alat suling secukupnya
  • Masukkan serai wangi ke dalam ketel suling, kemudian isolasi pinggirannya untuk mencegah panas mengalir ke luar
  • Setelah beberapa saat kemudian, Minyak Atsiri akan terlihat di tabung pemisah. Lama proes pembuatan menggunakan metode penyulingan ini tergantung dengan jumlah bahan baku yang akan dimasukkan dalam sekali proses pembuatan.

Jika sobat menggunakan sekitar 1 ton daun, maka Sobat  kurang lebih memakan waktu 5 jam untuk melakukan penyulingan dengan kecepatan sekitar 120 kg uap/jam. Dan bisanya, minyak yang dihasilkan nanti dari proses penyulingan atau destilasi ini memiliki kualitas sekitar 0,7-0,9%.

Kemudian, untuk mengukur kadar dari Minyak Sereh Wangi itu bisa menggunakan Alkoholmeter/meterlak. Alat ini sering digunakan sebagai pendekatan untuk mengukur kualitas minyak beberapa jenis Minyak Atsiri pada perdagangan di tingkan penyuling, misalnya itu ada minyak nilam, cengkeh, sereh wangi, pala, dan lain sebagainya.

Standar Mutu Minyak Sereh

Standar mutu dari Minyak Atsiri Sereh Wangi ini untuk kualitas ekspor dapat dianalisasikan berdasarkan dengan SNI 06-3953-1995. Menurut dari kriteria 9 fisi yaitu berdasarkan dari warna bobot jenis, dan indeks bias. Sedangkan dilihat secara kimia berdasarkan dari total geraniol dan sitronelal, kemudian kelarutan dalam etanol yang sekitar 80%.

Minyak Sereh Wangi tidak memenuhi syarat ekspor apabila kadar dari geraniol dan sitronelal rendah atau juga tidak mengandung bahan penuaan. Kadar yang rendah itu  biasanya itu disebabkan oleh jenis tanaman sereh wangi yang kurang baik, disamping itu juga pemeliharaan atau budidayan tanamnya kurang baik serta pengambilan umur tanaman sereh wangi yang terlalu tua. Ada bahan-bahan tambahan yang terdapat didalam Minyak Sereh Wangi ini berupa lemak, alkohol, dan juga minyak tanah sering digunakan sebagai bahan pencampur ( Ketaren dkk., 1978 ).

Peluang Usaha

Usaha Sereh Wangi itu sangat menguntungkan, karena tidak ada limbah yang dibuang. Selain itu budidayanya juga mudah untuk dilakukan. Sobat bisa memulainya dengan membeli bibit sereh wangi dengan harga kurang lebih Rp 500/batangnya, kemudian ditanama  per batang/lubang. Selama 6 bulan pertama bisa dipanen, setelah itu setiap 3 bulan sekali sereh wangi bisa dipanen lagi.

Budidaya sereh wangi pada umumnya itu sama seperti pertanian konvensional yang lainnya. Bedanya sereh wangi lebih mudah. Sekali tanam itu bisa untuk 8-10 tahun masanya, sedangkan untuk panen pertama dimulai pada 6 bulan awal dan untuk bulan berikutnya 2,5-3 bulan sekali dapat dipanen kembali.

Kemudian dikirim kepada beberapa perusahaan sebagai bahan baku produksi. Beliau memproduksi minyak tersebut sesuai dengan kebutuhan pasar. Target dari penyulingan ini kedepannya adalah dapat mengirimkan atau menditribusikan hasilnya menuju pasar ekspor dengan negara tujuan seperti Amerika dan Spayol.

Itulah beberapa mengenai Minyak Atsiri Sereh Wangi, mulai dari penjelasan, manfaat, kandungan, cara penggunaan dan  efek samping, kemudian ada peluang usaha. Nah untuk artikel lainnya, Sobat silahkan bisa kunjungi Minyak Atsiri Sereh.

Sekian dari penulis kece, mohon maaf jika didalam artikel ini terdapat kekurangan atau kesalahan. Jika ada saran atau kritik yang membangun, silahkan bisa disampaikan melalui laman komentar yang ada dibawah.

Dan jangan lupa juga untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya, agar Sobat yang lain juga mengetahui. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih, dan sampai jumpa!