Jenis Jenis Cutting Tools

Cutting tools atau alat pemotong sangat penting digunakan untuk proses pemotongan. Hal ini dikarenakan alat pemotongan ini yang akan menentukan hasil dari kualitas pengerjaannya. Misalnya saja dari segi ukuran efisiensi performa dari proses pengerjaan. Selain itu untuk alat potong juga menjadi ciri khas pada suatu proses dari pengerjaan logam.

 

Mengingat bahwa alat pemotong ini memiliki peran yang sangat penting, maka mengharuskan diri Anda harus mengetahui berbagai macam tentang cutting tools. Salah satunya yaitu mengenai jenis-jenis cutting tool itu sendiri. Di pasaran Anda akan menemukan berbagai macam cutting tool yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.

Jenis Cutting Tools

Perkembangan di dalam teknologi material, untuk alat pemotong ini dapat mengimbangi kepresisian dan waktu. Hal ini bisa dimulai dari sistem penggunaan cutting tools yang mempunyai kantung speed lebih rendah sampai pada teknologi pelapisan atau coating. Prinsip pemilihan pada material juga sangatlah sederhana, karena untuk material dari alat potong harus jauh lebih keras. Dengan begitu bisa memotong bahan material dari benda kerja.

 

Berikut ini beberapa jenis alat potong yang seringkali digunakan dalam benda kerja atau menyayat produk, yaitu:

  1. Mata Bor

Alat yang digunakan untuk melakukan pengeboran pada aneka metal yaitu adalah mata bor. Misalnya saja seperti plat besi, kuningan, alumunium, akrilik, plastik maupun yang lainnya. Secara umum mata bor standar memiliki bentuk strike shank atau silinder rata. Pada biasanya mata bor ini juga bisa digunakan pada bor tangan, mesin produksi atau bor duduk.

 

Selain jenis-jenis cutting tools, untuk ukuran dari mata bor juga sangat beragam, ada yang berukuran 3 sampai 16 mm. Sementara bentuk khusus dari mata bor hanya berbeda. Ada di bagian pangkal, misalnya seperti kerucut yang digunakan sesuai pada mesin bor maupun mesin produksi yang lainnya.

 

  1. Pahat Bubut

Bentuk yang dimiliki pahat bubut ini sangatlah beragam, karena bisa disesuaikan pada kebutuhan penggunanya. Untuk prosesnya, benda kerja akan dibubut bergerak berputar. Sementara untuk pahatnya akan bergerak memanjang, menyudut maupun melintang. Hal ini bisa disesuaikan pada pembubutan sesuai yang diinginkan.

 

Tidak hanya pada bubut luar saja, akan tetapi untuk proses dari pembubutan juga bisa menggunakan pahat bubut dalam. Untuk jenis yang satu ini seringkali digunakan sebagai pembubut pada bagian dalam maupun memperbesar lubang sebelumnya yang sudah dikerjakan menggunakan mata bor. Contoh dari pemakaian pahat bubut ini yaitu pada saat pengguna memperbesar lubang maupun membubut rata di bagian dalam.

 

  1. Reamer

Reamer ini seringkali digunakan supaya bisa memperhalus bagian lubang yang terdapat pada benda kerja. Untuk Reamer itu sendiri sangat dibutuhkan supaya kehalusannya bisa sesuai pada ketentuan. Namun sebelumnya harus dilakukan lebih dahulu yaitu dengan cara di bor untuk hasil dari persamaan tersebut yaitu kisaran antara (0,1016 – 0,3048 mm).

 

  1. Bor Senter (BS)

Alat yang digunakan untuk membuat lubang pada senter di bagian ujung benda kerja seringkali disebut sebagai bor senter atau BS. Jenis-jenis cutting tools senter ini dijadikan sebagai tempat kedudukan dari senter putar maupun tetap. Mempunyai kedalamannya sesuai pada kebutuhan yaitu Kisaran 1/3 ÷ ⅔. Sementara untuk pembuatan dari lubang senter yang terdapat pada benda kerja sangat dibutuhkan jika mempunyai ukuran relatif panjang sebagai perwakilan pekerjaan pengeboran.

 

Masih ada beberapa Jenis-jenis cutting tools yang bisa Anda ketahui. Sementara dari masing-masing jenis tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan dan yang pasti untuk bentuknya pun juga sangat beragam, sehingga sebelum melakukan pembelian Anda diharapkan supaya memastikan bahwa cutting tools yang Anda pilih tersebut sesuai kebutuhan.