Honda ZR-V, Mobil Keluaran Baru Honda Siap Meluncur ke Negara Berkembang

SUV kompak Honda ZR-V sedang ramai dibincang. Dikabarkan ia menjadi adik dari HR-V pun digadang sebagai pengganti WR-V dalam masa-masa dekat di India. Sasaran marketnya merupakan kaum milenial yang gemar mobil perkotaan. Bagi mobilitas harian tetapi tetap bergaya. Model ini diharapkan akan dijual di sekian banyak pasar di distrik Asia dan Oceania, menurut software merek dagang World Intellectual Property Organization (WIPO).

Melihat sistem penamaan Honda, titel ini mengacu ke suatu SUV masa depan. Honda ketika ini menjual tidak sedikit SUV secara global. Sebagian besar nama mereka diselesaikan dengan sufiks R-V. Daftar tersebut antara lain: Honda BR-V, WR-V, CR-V yang populer, lantas HR-V. Perusahaan pun menjual crossover UR-V di Cina, didasarkan pada Accord CrossTour generasi sebelumnya.

Untuk sedangkan perincian lebih lanjut ZR-V belum diketahui gamblang. Mereka disinyalir tengah mengerjakan sejumlah penawaran di koridor market SUV masa depan. Tentu sesuatu yang punya relevansi dengan pasar potensial. Model kesatu merupakan SUV mungil empat meter untuk menyaingi Toyota Raize dan Suzuki Jimny secara internasional. Kemudian model kedua berupa crossover tidak banyak lebih besar, paralel dengan Honda HR-V. Kemungkinan berpostur lebih tegak. Desain praktis guna menyaingi produk laksana Toyota RAV4 serta Corolla Cross dijamin segera datang.

Kembali lagi soal ZR-V. Sebetulnya paling masuk akal, andai perusahaan menyiapkan mobil anyar. Sebab crossover mampu menyedot audiens yang spektakuler dalam sejumlah tahun terakhir. Segmen di ruang belajar hatchbak macam Yaris dan Jazz memang ada, tetapi pangsa pasar mulai beralih. Kalau di Indonesia trennya tetap MPV tujuh penumpang serta kompak SUV. Kondisinya agak serupa dengan Negeri Barata.

Di sana, Honda telah mempunyai WR-V dan masih dijual. Tetapi penjualannya tidak meledak. Maka ZR-V dapat beraksi sebagai subtitusi. Sebagai stimulus pemasaran. Walaupun detailnya masih langka, diinginkan desain tambah proporsional sebagai crossover betulan. Jadi bukan hatchback yang ditinggikan. Sekadar prediksi saja. Enjin yang ditawarkan bisa jadi dicomot dari WR-V berupa mesin bensin 1,2 liter i-VTEC. Resultan pembakaran memberi momen puntir 110 Nm plus lecutan daya maksinal 90 PS.

Rumor lain merupakan pemakaian platform dipungut dari Honda Jazz. Sebab punya teknologi mencukupi untuk dibuat jenis crossover. Struktur rangka mobil G-CON misalnya. Bisa meredam dan mengalirkan energi benturan bila terjadi tabrakan. Lalu konstruksi rangka ACE™ yang dibilang perusahaan dapat melindungi kabin penumpang saat bertabrakan dengan kendaraan lain ukuran. Lalu side impact beam bermanfaat meredam benturan ketika terkena tabrakan dari samping.

Turut dijamin pula bodi Honda ZR-V dirancang dengan struktur pedestrian protection di sejumlah bagian. Bentuk dan lengkungan tubuh diracik supaya mampu meredam energi, pun meminimalkan cedera pada pejalan kaki. Ini telah lazim dilaksanakan Honda di lini produk mereka. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/