Benih Tomat Terbaik untuk Dijadikan Bibit

Benih Tomat Terbaik untuk Dijadikan Benih

Benih Tomat Terbaik untuk Dijadikan Bibit – Tomat merupakan salah satu buah sekaligus sayur-sayuran yang terkenal dengan kandungan nutrisinya yang melimpah. Buah ini memiliki beragam jenis, diantaranya yaitu tomat sayur, tomat buah, tomat ceri, dan masih banyak lagi.

Buah tomat biasanya dijadikan sebagai bahan dalam berbagai macam kuliner, mulai dari jus, saus, maupun bahan tambahan pada sayur. Selain manfaatnya sebagai bahan masakan, buah tomat juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan maupun kecantikan.

Tanaman tomat tergolong ke dalam salah satu tanaman yang cocok ditanam di dataran mana pun. Pada umumnya, tanaman tomat bisa bertahan dalam satu musim atau sekitar 4 bulan.

Membudidayakan tanaman tomat tidak membutuhkan lahan yang luas,  Anda bisa memanfaatkan lahan sawah, pekarangan yang sempit, bahkan bisa menanamnya di pot atau polybag. Ada juga beberapa orang yang menggunakan sistem hidroponik dalam membudidayakan tanaman tomat.

Agar tanaman tomat bisa tumbuh optimal serta menghasilkan buah yang lebat, maka dalam budidaya tomat Anda harus memperhatikan kualitas benih tomat yang digunakan.

Kriteria Buah Tomat Terbaik untuk Dijadikan Benih

Benih Tomat Terbaik untuk Dijadikan Benih

Simak beberapa kriteria buah tomat yang cocok Anda jadikan sebagai benih atau bibit berikut ini :

1. Pilih Buah Tomat yang Sudah Tua

Buah tomat yang akan dijadikan bibit adalah buah tomat yang sudah berusia tua. Ciri-ciri buah tomat yang sudah tua atau matang adalah buahnya berwarna merah merata.

Pastikan buah tomat yang Anda pilih benar-benar sudah tua atau matang. Pasalnya,  buah tomat yang masih muda tidak bisa digunakan sebagai bibit karena masih rentan untuk terserang berbagai penyakit pada tanaman.

Selain itu, penggunaan buah tomat yang masih muda sebagai bibit juga meningkatkan kemungkinan benih tomat akan susah untuk bisa berkecambah ataupun tumbuh.

Sebaliknya, penggunaan buah tomat yang tua sebagai bibit tentu bisa meningkatkan kemungkinannya untuk tumbuh serta menghasilkan buah yang berkualitas.

2. Pilih Buah Tomat yang Tidak Cacat

Pada umumnya, sifat genetik yang dibawa oleh induk tomat akan menurun serta mempengaruhi bibit tomat yang dihasilkan. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan kondisi fisik buah tomat yang akan dijadikan sebagai benih. Pastikan buah tomat tidak cacat akibat terserang penyakit tertentu.

Cacat fisik pada buah tomat yang diakibatkan oleh penyakit tentu berbeda dengan cacat fisik yang diakibatkan karena benturan atau jatuh. Untuk itu, Anda harus lebih teliti dalam mengamati kondisi fisik buah tomat yang akan dijadikan sebagai bibit atau  induk tanaman.

3. Berasal dari Induk Tanaman Tomat yang Berbuah Lebat

Salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam budidaya tomat yaitu agar tanaman tomat bisa tumbuh subur serta memproduksi buah yang lebat. Pasalnya, tujuan utama dalam  dan bercocok tanam yaitu untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas panen yang baik.

Oleh karena itu, dalam pembuatan benih tomat, Anda harus memastikan bahwa buah tomat yang digunakan berasal dari induk tanaman tomat yang memiliki banyak percabangan serta menghasilkan buah yang lebat.

Saat ini Anda bisa mendapatkan benih tomat dengan mudah karena banyak dijual di toko-toko pertanian. Namun, Anda juga dapat membuat benih tomat sendiri dirumah tentu dengan memperhatikan kualitas yang terbaik. Perhatikan beberapa tahap atau langkah dalam pembuatan benih tomat berikut ini!

Cara Membuat Benih Tomat Terbaik

  1. Siapkan buah tomat yang sesuai dengan kriteria-kriteria di atas.
  2. Setelah itu, buah tomat dicuci hingga bersih.
  3. Kemudian belah buah tomat menjadi empat bagian. Perhatikan apakah biji tomat terserang penyakit atau tidak. Biji tomat yang terserang penyakit biasanya ditandai dengan munculnya bercak-bercak hitam. Bila terdapat penyakit, maka buah tomat tidak bisa dijadikan benih. Pilih buah tomat lain yang masih sehat.
  4. Langkah selanjutnya, pisahkan biji tomat dari daging buahnya. Ambil biji tomat dengan menggunakan sendok.
  5. Selanjutnya, letakkan biji tomat pada mangkuk bersih.
  6. Untuk menghilangkan sifat genetik penyakit yang tak bisa dilihat secara langsung  pada buah tomat, maka Anda perlu melakukan proses fermentasi untuk memutus rantai genetik penyakit yang bisa menurun.
  7. Cara fermentasi ini pun cukup mudah, biji tomat yang ada di dalam mangkuk selanjutnya ditambahkan air cuka sebanyak satu sendok makan. Aduk merata lalu tutup rapat dan simpan pada tempat yang kering. Diamkan selama tiga hari tiga malam.
  8. Setelah melalui proses fermentasi selama tiga hari, kemudian biji tomat dicuci dengan menggunakan air hangat. Cucilah hingga biji tomat benar-benar bersih dan tidak terdapat lendir-lendirnya.
  9. Jika sudah bersih, biji tomat selanjutnya ditiriskan pada kain tipis.
  10. Selanjutnya biji tomat dijemur di bawah sinar matahari selama kurang lebih tiga jam atau sampai benar-benar kering.
  11. Terakhir, simpan biji tomat yang sudah kering. Masukkan ke dalam kantung plastik lalu ikat rapat hingga tidak terpapar udara luar.

Baca Juga : 5 Langkah Mudah Menanam Tomat dari Biji

Demikian tadi beberapa cara mendapatkan benih tomat terbaik yang bisa Anda lakukan di rumah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat serta menambah wawasan Anda. Kunjungi halaman utama website kami, untuk mendapatkan info dan update menarik lainnya.